Minggu, 18 Maret 2018

Pengulangan Tersarang Nested Loop For dengan C++

Pengulangan Tersarang atau Nested Looping dengan menunakan pemrograman bahasa C++.
Pengulangan Tersarang merupakan Perulangan dalam perulangan, langsung saja kita lihat contoh perulangan bersasang dengan mengunakan FOR :



Contoh Nested Loop 1:
Ditampilkan Output sebagai berikut






Penyelesaiaanya sebagai berikut :

oleh fsakti nasri ebinis | Tutorial Computer Updated at : 11.40

Sabtu, 24 Februari 2018

Pengenalan Header File Pada Bahasa Pemrograman C++




 bahasa pemrograman Bahasa C++, kita mengenal terlebih dahulu beberapa bagian dalam bahasa C++,salah satunya adalah file header.File Header merupakan sebuah file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program baik itu sebagai standar Input/Output maupun sebagai syntax.
Pengenalan Header File pada Bahasa Pemrograman C++ serta Fungsinya agar lebih mendalamai
Header File dalam bahasa pemrograman C++ digunakan untuk memanggil library-library yang ada sehingga suatu fungsi dapat digunakan secara baik dan benar. dengan menuliskan sintak #include digunakan untuk mendeklarasikan file header dalam Bahasa C++.
Adapun Berikut macam-macam header file dalam bahasa pemrograman C++:
1.    #include<iostream.h>
Header File yang digunakan untuk melakukan penginputan dan pencetakan, diperlukan pada program yang melibatkan objek dan Merupakan statement praprosesor, disebut juga pengarah compiler karena berfungsi mengatur proses kompilasi, digunakan untuk menampilkan perintah:
o    cin

Merupakan fungsi entry /masukan (digunakan untuk menyimpan data dalam suatu variabel) Bentuk umum: cin>>var x;
o    cout
Merupakan fungsi pencetakan/ keluaran(digunakan untuk menampilkan data ataupun tulisan). Bentuk umum: cout<<”tulisan”; atau cout<<var x;
o    endl
Digunakan untuk pindah baris/ enter. Bentuk umum: cout<<”tulisan”<<endl;
o    Ends
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) ke deretan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter ke file di disk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.

2.    #include <conio.h>
Header File yang digunakan untuk membuat teks antarmuka pengguna. Diperlukan bila melibatkan clrscr( ),yaitu perintah untuk membersihkan layar. perintah yang digunakan
untuk menampilakan perintah:
o    getch
berfungsi untuk menahan tampilan. Bentuk umum: getch();
o    clrscr
berfungsi untuk membersihkan layar. Bentuk umum: clrscr;
o    getche

 Fungsi dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.
o    putch
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.
o    clreol
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.
o    Gotoxy
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.
o    Wherex
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.
o    Wherey
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.
o    Window
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.

Contoh program yang menggunakan header file iostream.h dan conio.h :
#include <iosteram.h>
#include <conio.h>
Main () {
Int z; //mendefinisikan var z sebagai integer
Cout<<”masukkan sebuah nilai : “<<endl; //tulisan yang akan ditampilkan
Cin>>z; //memasukkan sebuah nilai yang akan disimpan dalam var z
Clrscr; //membersihkan perintah sebelumnya pada layar
Cout<<”nilai yang anda masukkan adalah : “<<z; //meampilkan isi var z
getch (); } //digunakan untuk menahan tampilan

3.    #include <stdio.h>
Header File yang merupakan singkatan dari "standard input / output header", adalah header yang berisi definisi makro, konstanta, dan deklarasi fungsi dan jenis yang digunakan untuk berbagai standard input dan output operasi .Perintah yang digunakan adalah
o    printf
Merupakan fungsi Print/ keluaran. Bentuk umum: printf (“tulisan”);
o    scanf
Merupakan fungsi entry/ masukan. Bentuk umum: scanf (“%c”, &karakter);
o    gets
Fungsi inputan yang bisa membaca spasi. Bentuk umum: gets(var x);

Contoh program yang menggunakan header file stdio.h :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main(){
int a,t,luas; //deklarasi variable dengan tipe data integer
printf("Masukkan alas : "); //menampilkan tulisan
scanf("%i",&a); //menyimpan nilai
printf("Masukkan tinggi : ");
scanf("%i",&t);
luas=0.5*(a*t); //rumus aritmatika
printf("Luas segitiga tersebut adalah : %i",luas);
getch();
}

4.    #include <string.h>
Header File Untuk memanipulasi beberapa jenis string.
o    strcpy
Digunakan untuk menyailn nilai string
o    strlen
Untuk mengetahui panjang string
o    strupr
Digunakan untuk membuat string menjadi capital.
o    strcmp
Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
Bentuk umum : strcmp(string1, string2);
o    strlwr
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua.Bentuk umum : strlwr(string);
o    strcat
Digunakan untuk menggabungkan string.Bentuk umum : strcat(string1,string2);
Contoh program yang menggunakan header file string.h :

#include <iostream.h>
#include <string.h>
#include <conio.h> main() {
char *nama = "belajar matematika"; //membuat var nama dengan isi “belajar matematika”
char *a; //var lain dengan tipe data char
cout<<"panjang string: "<<strlen(nama)<<endl; //untuk menghitung panjang string
cout<<strupr(nama)<<endl; //menampilkan string dalam bentuk kapital
strcpy(a,nama); //mengcopy string var nama ke dalam var a
cout<<a; //menampilkan string dalam var a
getch();
}

5.    #include <math.h>
Header File berisi prototype fungsi untuk pustaka matematika
Digunakan untuk menampilan perintah :
o    sqrt
Fungsi untuk akar
o    pow
Fungsi untuk pangkat
o    Sin (), cos(), tan()
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, cosinus dan tangens dari suatu sudut. Bentuk umum: Sin(sudut); Cos(sudut); Tan(sudut);
o    max
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum: max(bilangan1, bilangan2);
o    min
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).

Contoh program yang menggunakan header file math.h :
#include <iostream.h>
#include <math.h>
#include <conio.h>
main() {
int nilai,a,b;
cout<<"nilai : "; cin>>nilai; // perintah menginputkan nilai
b=pow(nilai,2); //memangkatkan var nilai dengan pangkat 2
cout<<b<<endl; //menampilkan hasil pemangkatan
a=sqrt(nilai); //mengakarkuadratkan var nilai
cout<<a<<endl; //menampilkan hasil akar
getch(); }

6.    #Include <windows>
Digunakan untuk menampilan perintah :
o    system
Digunakan untuk memberi warna. Berikut contoh programnya yang menggunakan header file windows :

#include <iostream.h>
#include <windows.h>
#include <conio.h>
main() {
system ("color 27"); //angka 2 memberi warna background hijau dan angka 7 mewarnai tulisan jadi putih
cout<<"Latian"; //menampilkan tulisan “Latihan” pada layar
getch();
}

7.    #include <iomanip.h>
Digunakan untuk menampilan perintah :
o    setiosflags()
Digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal dibelakang koma
Contoh program yang menggunakan header file iomanip.h :

#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
#include <conio.h>
main() {
float a,b,c;
cout<<"masukkan angka pertama: ";
cin>>a;
cout<<"masukkan angka pembagi: ";
cin>>b;
c=a/b;
cout<<"hasil : " <<setiosflags(ios::fixed)
<<setprecision(2)<<c; //mendeklarasikan jumlah digit desimal
getch();
}

8.    #include <stdlib.h>
Header File Untuk melakukan berbagai operasi, termasuk konversi,pseudo-acak nomor , alokasi memori, kontrol proses, lingkungan, sinyal, pencarian, dan sortasi,digunakan untuk menampilan perintah :
o    atof()
Digunakan untuk mengonfersi nilai string menjadi bilangan bertipe double. Bentuk umum : atof(char x);
o    atoi()
Digunakan untuk merubah tipe data string menjadi integer.
o    pow
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).

Contoh program yang menggunakan header file stdlib.h :

#include <stdlib.h>
#include <stdio>
#include <iostream>
#include <conio>
main (){
char angka1[3]; // var angka1 bertipe data char
int a1; // var a1 bertipe data integer
cout<<"Masukan Angka 1 = ";cin>>angka1;
a1 = atoi(angka1); //var angka1 yang bertipe data char dimasukkan dalam var a1 yang bertipe data int
printf("Angka 1 = %s dan a1 = %d",angka1,a1);
getch ();
}


9.    #include <assert.h>
Berisi menegaskan makro, digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari bug dalam debugging versi dari sebuah program.

10.    #include <complex.h>
Sebuah set fungsi untuk memanipulasi bilangan kompleks.


11.    #include <ctype.h>
Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter dengan jenis mereka atau untuk mengkonversi antara atas dan huruf kecil dengan cara yang independen dari yang digunakan set karakter (biasanya ASCII atau salah satu ekstensi, meskipun implementasi menggunakan EBCDIC juga dikenal).

12.     #include <errno.h>
Untuk menguji kode kesalahan dilaporkan oleh fungsi perpustakaan.

13.     #include <fenv.h>
Mendefinisikan sebuah set fungsi untuk mengendalikan floating-point lingkungan.

14.    #include <float.h>
Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari floating-point library.

15.     #include <inttypes.h>
Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat.

16.     #include <iso646.h>
Mendefinisikan macro beberapa yang menerapkan cara-cara alternatif untuk mengekspresikan token beberapa standar. Untuk pemrograman di ISO 646 set varian karakter.

17.    #include <limits.h>
Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari tipe integer.

18.    #include <locale.h>
Header File ini mendefinisikan fungsi lokalisasi.

19.    #include <setjmp.h> 
Header File macro setjmp dan longjmp , yang digunakan untuk non-lokal keluar.

20.    #include <signal.h>
Mendefinisikan fungsi sinyal penanganan.

21.    #include <stdalign.h>
Untuk query dan menentukan keselarasan benda.

22.    #include <stdarg.h>
Untuk mengakses berbagai jumlah argumen dilewatkan ke fungsi.

23.     #include <stdatomic.h>
Untuk operasi atom pada data dibagi antara benang.

24.    #include <stdbool.h>
Mendefinisikan tipe data Boolean.

25.    #Include <stddef.h>
Mendefinisikan jenis beberapa berguna dan macro.

26.     #include <stdint.h>
Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat.

27.    #include <stdnoreturn.h>
Untuk menentukan non-kembali fungsi.

28.    #include <tgmath.h>
Mendefinisikan jenis generik-fungsi matematika.

29.    #include <threads.h>
Mendefinisikan fungsi untuk mengelola beberapa Threads serta mutexes dan variable kondisi.

30.     #include<time.h>
Mendefinisikan fungsi tanggal dan waktu penanganan.

31.    #include<uchar.h>
Jenis dan fungsi untuk memanipulasi Unicode karakter.

32.   #include <wchar.h>
Mendefinisikan fungsi penanganan string lebar.

33.    #include<wctype.h>
Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter lebar jenis mereka atau untuk mengkonversi antara huruf besar dan kecil.       

oleh fsakti nasri ebinis | Tutorial Computer Updated at : 20.59

Jumat, 03 Juni 2016

Visual Modeling dengan UML

Teknologi Object Oriented merupakan paradigma software engineering yang berdasarkan pada pada object karna merupakan metodologi terbaik pada saat ini.
Suatu object dalam sebuah model berfokus pada sebuah proses analisis, design, impelentasi dan testing dengan menekanakan pada state dan behavior serta berintraksi dengan object-object dalam pemodelan tersebut.
Didalam pengembangan software engineering, object oriented berpengaruh dalm bahasa pemrograman, manajemen proyek, metode rekayasa, hardware dan lain-lain, obejct oriented analysis merupakan metode analisa yang memeriksa requirements, sedangkan  obejct oriented design merupakan metode untuk mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi object-object sistem atau subsistemnya.
Object :
Object / atau benda adalah secara fisik  atau konseptual seperti hardware, software, manusia, dokumen, alat dan lain-lainnya, seorang software engineering object seperti window , check box dll.
State (sesat) dari sebuah object merupakan kondisi object tersebut atau himpunan dari keadaan yang mengambarkan object tersebut.
Attribute (Atribut) merupakan merupakan nilai internal dari suatu object yang mencerminakan karakteristik suatu object, kondisi sesat, koneksi dengan object lain serta identitas, perubahan dari state dicerminkan oleh behavior.
Behavior (perilaku) suatu object merupakan bagaimana sebuah object berreaksi serta memberi reaksi, serta ditentukan oleh himpunan yang dapat dilakukan dalam object itu sendiri.
Intrface merupakan pintuk untuk mengakses sebuah service object merupakan fungsi yang bisa diemban oleh object sedangkan method merupakan internal object yang mencerminakan behavior object tersebut.
Class (kelas)  merupakan pola, cetak biru untuk himpunan object sejenis, kelas menempatkan behavior dan attribute dari object-object tersebut, class adalah abstarksi dari entitas dalam dunia nyata.
Encapsulation merupakan proses penyembunyaian detail implentasi dari sebuah object. untuk mengakses data obejct melalui interface, object sering digambarkan dalam sebuah black box yang menerima dan mengirim massages. messages merupakan sebuah receiver object untuk membawa metode yang ditunjukan atau behavior mengambalikan result dari akses tersebut kepada sender obejct.
Association merupakan hubungan anatr object yang saling membutuhkan sementara  Aggregation bentuk khusus dari assocation yang mengambarkan  seluruh bagian suatu object . 

bersambung ke : Sematik dalam UML
 

oleh fsakti nasri ebinis | Tutorial Computer Updated at : 00.24

Sabtu, 26 September 2015

pengenalan tipe data pada postgresql

postgresql


PostgreSQL adalah sumber sistem database terbuka objek-relasional mendapatkannya reputasi yang kuat untuk keandalan, integritas data, dan kebenaran. Berjalan pada semua sistem operasi utama, termasuk Linux, UNIX (AIX, BSD, HP-UX, SGI IRIX, Mac OS X, Solaris, Tru64), dan Windows dan bisa mendukung antarmuka pemrograman  C / C ++, Java, PHP, Net, Perl, Python, Ruby, Tcl, ODBC, dan lain-lain.



Dalam kalai ini saya akan membahas jenis-jenis tipe data dalam postgreSQL antara lain :

1.              Jenis numeric
Jenis numerik terdiri dari dua, empat, dan bilangan bulat delapan byte, empat dan angka floating-point delapan byte, dan desimal dipilih presisi.
Name
Storage Size
Description
Range
smallint
2 bytes
kecil-range bilangan bulat
-32.768 sampai 32.767
integer
4 bytes
pilihan khas untuk integer
-2147483648 samapi 2147483647
bigint
8 byte
besar-range bilangan bulat
-9223372036854775808 Ke 9223372036854775807
decimal
variable
ditentukan pengguna presisi, tepat
hingga 131.072 digit sebelum titik desimal; hingga 16.383 digit setelah titik desimal
numeric
variable
ditentukan pengguna presisi, tepat
hingga 131.072 digit sebelum titik desimal; hingga 16.383 digit setelah titik desimal
real
4 bytes
variabel-presisi, tidak tepat
6 digit desimal presisi
double precision
8 bytes
variabel-presisi, tidak tepat
15 digit desimal presisi
smallserial
2 bytes
kecil autoincrementing bilangan bulat
1-32767
serial
4 bytes
autoincrementing bilangan bulat
1-2147483647
bigserial
8 bytes
autoincrementing besar bilangan bulat
1-9223372036854775807

2       2. Jenis Matauang (Monetary Types)
Menyimpan sejumlah mata uang dengan pecahan presisi tetap. Namun, hal ini tidak dianjurkan. Angka floating point tidak boleh digunakan untuk menangani uang karena potensi kesalahan pembulatan.
Name
Storage Size
Description
Range
money
8 bytes
Jumlah mata uang
-92233720368547758.08 to +92233720368547758.07


3.              Jenis Karakter (Character Types)
SQL mendefinisikan dua jenis karakter utama: karakter yang berbeda-beda (n) dan karakter (n), di mana n adalah bilangan bulat positif.
Kedua jenis ini dapat menyimpan string hingga n karakter (tidak bytes) panjangnya, Notasi varchar (n) dan char (n) adalah alias untuk karakter yang berbeda-beda (n) dan karakter (n), masing-masing.
Name
Storage Size
Description
Range
character varying(n), varchar(n)

variabel-panjang dengan batas

character(n), char(n)

tetap-panjang, blank padded

text

variabel panjang tak terbatas



4       4. Jenis Data biner (Binary Data Types)
String biner dibedakan dari karakter string dalam dua cara. Pertama, string biner khusus memungkinkan menyimpan oktet nilai nol dan lainnya "non-printable"
Jenis bener mendukung dua format eksternal untuk input dan output
·                Bytea Hex Format
"hex" Format mengkodekan data biner sebagai 2 digit heksadesimal per byte, yang paling signifikan (SELECT E '\\ xDEADBEEF';).
·                Bytea Escape Format
Dibutuhkan pendekatan yang mewakili string biner sebagai urutan karakter ASCII, sementara mengubah mereka byte yang tidak dapat direpresentasikan sebagai karakter ASCII ke escape sequence khusus.
Name
Storage Size
Description
Range
bytea
1 or 4 bytes plus the actual binary string    
variable-length binary string



   5. Tanggal / Waktu Jenis (Date/Time Types)
PostgreSQL mendukung set lengkap SQL tanggal dan waktu jenis, Semua fungsi dan operator dijelaskan di bawah yang mengambil waktu atau cap input benar-benar datang dalam dua varian: satu yang mengambil waktu dengan zona waktu atau timestamp dengan zona waktu, dan satu yang mengambil waktu tanpa zona waktu atau timestamp tanpa zona waktu. Untuk singkatnya, varian ini tidak ditampilkan secara terpisah. Juga, + dan * operator datang berpasangan komutatif (misalnya kedua tanggal + integer dan bilangan bulat + tanggal); kami hanya menampilkan satu dari masing-masing pasangan tersebut.
Tanggal dihitung menurut kalender Gregorian, bahkan di tahun sebelum kalender yang diperkenalkan.
Name
Storage Size
Description
Low Value
High Value
Resolution
timestamp [ (p) ] [ without time zone ]
8 bytes
both date and time (no time zone)
4713 BC
294276 AD
1 microsecond / 14 digits
timestamp [ (p) ] with time zone
8 bytes
both date and time, with time zone
4713 BC
294276 AD
1 microsecond / 14 digits
date
4 bytes
date (no time of day)
4713 BC
5874897 AD
1 day
time [ (p) ] [ without time zone ]
8 bytes
time of day (no date)
00:00:00
24:00:00
1 microsecond / 14 digits
time [ (p) ] with time zone
12 bytes
times of day only, with time zone
00:00:00+1459
24:00:00-1459
1 microsecond / 14 digits
interval [ fields ] [ (p) ]
16 bytes
time interval
-178000000 years
178000000 years
1 microsecond / 14 digits

Bersambung….

oleh fsakti nasri ebinis | Tutorial Computer Updated at : 15.15